Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...!!!
Oke, pembaca yang budiman, sebelumnya saya akan mengucapkan "Marhaban yaa Ramadhan...!!!". Alhamdulillah, kita masih bisa bertemu kembali dengan bulan suci penuh berkah ini. Tapi, tunggu-tunggu, ada yang aneh, puasa kali ini sedikit berbeda!.
Yups, karena kita memiliki kewajiban stay at home sesuai anjuran pemerintah. Eiittss, tenang saja, bagaimanapun kondisinya kita masih dapat menjalankannya dengan penuh semangat dan tawakkal. Perbedaan itu indah, lagipula, ada banyak hikmah yang bisa dipetik. Contohnya, tarawih berjamaah dirumah, takjil yang tidak beli tapi memasak sendiri, dan ngabuburit di rumah, kapan lagi bisa seperti ini? Benar kan?.
Jadi, di blog kali saya akan membagikan kegiatan saya sehari-hari saat puasa dari sahur hingga yang ditunggu-tunggu. Apa itu? Yups, berbuka!.
✓ Dimulai dari sahur pukul 03.45
Pembaca mungkin ada yang menganggap terlalu "siang" ataupun yang lain berpikir terlalu "pagi" atau bahkan waktu ideal. Tapi, itu cukup untuk ukuran saya-tidak terlalu lama, juga cepat. Sahur saya nikmati dengan porsi 1/4 dari porsi makan biasanya. Menurut saya, sahur tidak perlu terlalu banyak untuk perut yang masih pagi. Akan tetapi, untuk minum harus lebih banyak agar tidak dehidrasi. Selesai makan, alatnya dicuci hingga bersih.
Mendekati imsak, saya bersantai-santai dengan bermain hp (tidak lama hanya mengecek notif). Adzan berkumandang, ayah saya sudah siap dengan sarungnya persiapan untuk iqomah, kami bertiga segera wudhu, memakai mukena hingga sholat shubuh berjamaah.
Selesai sudah, ngaji menjadi ritual kami setelah sholat. Tidak ada rasa kantuk, hanya hati yang sejuk dan pikiran tenang sehingga mengaji seperti bermeditasi. Setelah mengaji, saya tidur sebentar.
✓ kegiatan pagi pukul 08.00
Maaf, memang saya akui tidur pagi itu buruk bagi kesehatan dan menghambat rezeki dalam islam. Tapi, saya bukan orang yang terbiasa tidur siang jadi sedikit sulit. Lanjut saja ya, walau baru bangun segera saya membersihkan kamar, memberi makan ikan-ikan tercinta, menyapu dan membersihkan badan. Semuanya terasa singkat karena biasa.
Lalu, saya putuskan menonton tv. Baju yang menumpuk membuat saya harus segera merapikannya sembari melihat tayangan. Hanya sebentar, acara Net Tv bagi saya yang seru dan bermutu untuk saat ini, perkembangan acaranya cukup bagus, mohon pertahankan...
Game MMORPG yang belum lama saya download cukup menarik perhatian. Pecinta Anime SAO pasti tahu, saya berusaha agar bermain secukupnya dan tidak kecanduan. Menurut saya, orang yang kecanduan itu lemah, sistem kontrolnya rusak sehingga diperbudak, maaf kasar hehe.
Lalu, sedikit berlatih bahasa inggris menggunakan aplikasi selama 10 menit, itu sudah saya atur agar tidak turun peringkat. Kemudian, melihat tugas. Ada atau tidak?, syukurnya tidak. Biasanya setiap ada tugas saya langsung mengerjakannya agar tidak bertumpuk, sedetik itu berharga, jadi tak ada kata tak cukup waktu dan mencari contekan sana-sini. Karena longgar, saya putuskan membaca sedikit bacaan.
✓Siang hari pukul 12.00
Kami berempat sholat berjamaah, lanjut dengan mengaji kembali. Kalau saya sendiri tidak, saya bersantai di kamar sembari menunggu pukul 14.00. Yah, saya ada kelas kepenulisan online . Grup berbasis WA kali ini jadwalnya game, dari sabang sampai merauke anggota yang ada dan yang sukoharjo hanya saya, cukup bangga hihi. Seru, itu impresi para member. Jika jadwalnya materi sudah pasti banyak yang mengeluh, karena esoknya diberi tugas.
Lanjut, sholat ashar berjamaah dan mengaji. Kemudian, pukul 15.30 jadwal KBM les online, tentu harus dicermati hingga selesai. Setelahnya, saya membersihkan rumah, mandi, dan ketika mendekati berbuka saya membantu ibu saya memasak jika ada yang saya bisa, jika tidak saya selalu menyiapkan minumannya.
Oke, sudah banyak beredar di dunia maya bahwa pandemi melahirkan chef-chef baru saya rasa benar. Bahkan, ada lelucon yang mengatakan saat berakhir, semua bisa mendaftar Masterchef Indonesia, lucu sekali. Tapi saya akui, ibu saya menjadi sering memasak yang "aneh-aneh" dan beragam hanya dengan melihat apa yang sedang tren. Saya juga suka membantunya sih, rasanya juga enak!.
Adzan maghrib berkumandang, hal yang ditunggu-tunggu telah tiba, berbuka...!!!. Kami awali dengan doa berbuka puasa, lalu menyantap makanan dan minuman dengan nikmat dan penuh rasa syukur.
Dalam kehidupan, selalu ada alasan di balik kejadian, alam kembali tersenyum saat ini, kita selayaknya meminta maaf dan berterimakasih terhadap apa yang telah kita lakukan kepadanya. Tentu saja, masih ada kesempatan, setelah semua berakhir, sepatutnya kita lebih bisa menjaga keseimbangan hidup kita dengan alam.
Dalam kehidupan, selalu ada alasan di balik kejadian, alam kembali tersenyum saat ini, kita selayaknya meminta maaf dan berterimakasih terhadap apa yang telah kita lakukan kepadanya. Tentu saja, masih ada kesempatan, setelah semua berakhir, sepatutnya kita lebih bisa menjaga keseimbangan hidup kita dengan alam.

Komentar
Posting Komentar